Tips Memilih Jenis Investasi Yang Tepat Untuk Pemula

Belajar dan Memilih Jenis Investasi Yang Tepat Untuk Pemula

Memilih jenis Investasi yang tepat merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan, terkhusus untuk Anda yang ingin menumbuhkan uang di masa depan nanti. Dengan berinvestasi, pemenuhan beragam kebutuhan di masa sekarang maupun nanti bisa dilakukan dengan mudah. Hanya saja, semua kemudahan ini baru bisa Anda dapatkan setelah Anda berhasil memahami dengan baik cara berinvestasi yang benar.

Tidak sembarang dilakukan, ada ketentuan tersendiri yang harus dipelajari sebelum memutuskan terjun berinvestasi. Terlebih untuk Anda yang masih awam dan baru di tahap pemula dalam dunia investasi. Sebagai informasi tambahan, berikut ini kami paparkan detail informasi mengenai tips dasar berinvestasi yang tepat hingga ragam jenis investasi modal minim yang sangat direkomendasikan untuk pemula.

Tips Dasar Belajar Berinvestasi Untuk Pemula

Khusus untuk Anda para pemula yang ingin memulai berinvestasi, berikut ini beberapa tips dasar yang sangat penting untuk dipelajari dan dipahami dengan baik, yaitu:

  • Memahami risiko

Perlu diketahui, semua jenis investasi selalu mempunyai risikonya masing-masing. Mulai dari jenis investasi dengan risiko rendah hingga jenis investasi dengan risiko yang sangat tinggi layaknya berinvestasi pada saham.

Jika Anda memilih melakukan investasi tanpa memahami terlebih dahulu risiko berinvestasi yang nantinya kemungkinan Anda dapatkan, maka bukan hal yang sulit jika Anda akan kehilangan semua uang yang telah Anda tanamkan.

Maka dari itu, berinvestasilah sesuai dengan tingkat risiko yang sekiranya sanggup Anda terima. Hindari berinvestasi terlalu banyak jika Anda belum bersedia menerima hasil yang jauh dari ekspektasi atau menerima kerugian.

  • Memahami dasar investasi

Tips dasar berinvestasi selanjutnya ialah memahami dasar investasi. Pastikan untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai bagaimana sistem Anda bekerja dalam bidang investasi pilihan tersebut.

Pastikan pula Anda memahami berbagai jenis investasi yang ada saat ini sehingga Anda bisa memilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan. Pemahaman dasar investasi juga memudahkan Anda untuk menemukan produk investasi yang sekiranya paling cocok dengan kepribadian dan harapan yang ingin Anda capai.

  • Memulai dengan menetapkan tujuan

Memulai dengan menetapkan tujuan ialah cara menjadi investor pemula berikutnya yang patut Anda coba. Perlu diketahui, berinvestasi tidak hanya ditujukan untuk mengembangkan atau menumbuhkan uang saja, melainkan juga ditujukan untuk hal lainnya.

Jangka waktu berinvestasi yang diinginkan, jumlah dana yang sekiranya bisa Anda sisihkan untuk berinvestasi hingga tujuan yang ingin dicapai merupakan beberapa hal penting yang Anda harus perhitungkan sejak awal.

Misalnya, jika tujuan investasi Anda untuk jangka pendek dengan tujuan membeli ponsel, liburan atau renovasi rumah, maka produk investasi yang cocok ialah peer to peer lending atau lainnya.

  • Lakukan diversifikasi

Melakukan diversifikasi ialah cara belajar investasi untuk pemula yang wajib Anda pahami dengan baik. Solusi terbaiknya ialah tidak berinvestasi pada salah satu produk investasi saja. Melainkan harus menyebar produk investasi pada beberapa instrumen yang tepat.

Bukan sembarang dilakukan, hal ini akan membantu Anda mengurangi risiko yang bisa terjadi ke depannya. Jika seandainya salah satu produk investasi gagal, maka Anda tidak perlu kehilangan semua dana yang sebelumnya Anda investasikan karena Anda telah berinvestasi pada instrumen lainnya.

Bukan hanya itu saja, diversifikasi investasi juga memungkinkan Anda untuk lebih mudah dalam menetapkan tujuan yang berbeda di setiap produk investasi pilihan.

  • Gunakan uang sendiri untuk berinvestasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, berinvestasilah dengan uang yang sekiranya sanggup Anda keluarkan dan bersedia Anda terima risikonya. Artinya, Pastikan Anda tidak berinvestasi dengan menggunakan uang pinjaman atau dana yang berasal dari sumber lainnya.

Investasi dari dana pinjaman akan mengurangi margin keuntungan yang bisa Anda peroleh dari investasi tersebut. Selain itu, jika investasi mengalami kerugian maka Anda tidak harus menumpuk banyak utang yang malah membebani keuangan ke depannya.

Solusi tepat ialah dengan berinvestasi menggunakan uang sendiri tanpa perlu meminjam. Untuk para pemula sangat tepat jika Anda memilih sektor bisnis investasi modal kecil untuk mengakali keuangan yang minim.

5 Jenis Investasi Modal Kecil Untuk Pemula

Informasi tambahan nih untuk Anda yang tertarik melakukan investasi namun masih awam dalam bidang ini. Yang namanya pemula tentu lebih memilih produk investasi dengan modal minim untuk meminimalkan kerugian akibat pemahaman yang kurang.

Nah, ada beberapa instrumen investasi yang bisa Anda lakukan hanya dengan modal yang kecil sekalipun. Berikut ini beberapa jenis investasi modal kecil yang paling rekommended untuk pemula, antara lain:

1. Investasi Emas

Investasi Emas

Investasi emas atau logam mulia cukup banyak diminati saat ini, terkhusus untuk mereka yang ingin investasi yang lebih fleksibel. Investasi emas juga menawarkan beberapa keunggulan seperti akan memudahkan Anda untuk memulai dengan modal minim.

Bahkan hanya dengan ratusan ribu rupiah saja. Selain itu, logam mulia juga termasuk jenis investasi dengan harga stabil dan bahkan cenderung mengalami peningkatan setiap waktu harganya. Misalnya seperti di Marketplace Tokopedia, Anda bisa mulai investasi emas di Tokopedia dengan modal 100 ribu.

2. Investasi Forex / Valas

Investasi Forex

Khusus untuk para pemula, investasi forex atau valas menjadi salah satu pilihan investasi yang paling diminati. Sistemnya juga terbilang mudah dengan jumlah modal yang ringan sehingga banyak orang tertarik terjun pada investasi yang satu ini.

Forex juga termasuk pilihan investasi yang menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Berbanding lurus dengan jumlah keuntungan yang bisa diperoleh, risiko yang harus ditanggung pun juga lumayan tinggi.

3. Investasi Reksadana

Investasi Reksadana
Sumber : ojk.go.id

Potensi keuntungan dalam berinvestasi pada reksadana yang bisa diperoleh terbilang cukup besar, hanya saja pasti sebanding dengan risiko yang nantinya akan Anda hadapi. Untuk itu pastikan Anda mengetahui dengan baik cara memulai investasi reksadana guna meminimalkan kerugian.

Investasi reksadana sangat cocok bagi mahasiswa, karena terbilang memiliki tingkat risiko kerugian yang cukup kecil. Cara memulai investasi reksadana untuk mahasiswa juga sangat mudah.

Modal awal yang disetorkan pada reksadana biasanya akan dikelola oleh manajer investasi yang kemudian akan disebarkan pada beberapa produk berbeda. Diversifikasi investasi ini membantu Anda meminimalkan risiko. Pastikan pula Anda memilih perusahaan dengan reputasi yang baik dan bisa dipercayakan untuk mengelola uang Anda.

4. Deposito

Deposito

Investasi selanjutnya yang sangat direkomendasikan untuk para pemula ialah investasi pada deposito. Investasi jenis ini termasuk investasi yang cocok untuk para pemula karena menawarkan keuntungan yang stabil dengan tingkat risiko yang sangat minim.

Investasi dalam bentuk deposito menjanjikan bunga pendapatan yang terbilang stabil antara 5 persen hingga 8 persen sehingga Anda tidak perlu repot-repot mengelola investasi deposito.

5. Investasi P2P Lending

Investasi P2P Lending

P2P Lending merupakan jenis investasi yang paling populer dan diminati saat ini. Anda bisa memilih investasi ini sebagai pilihan utama karena modal yang diperlukan terbilang kecil, yakni hanya dengan Rp100 ribu saja. Dalam sistemnya, Anda akan bertindak sebagai pihak yang meminjamkan modal kepada pihak lain melalui sebuah platform.

Dari aktivitas itulah Anda bisa memperoleh sejumlah keuntungan berupa bunga sebagai hasil dari investasi. Itulah beberapa jenis investasi yang cocok dilakukan oleh para pemula. Pastikan Anda memahami dengan baik carabelajar investasi untuk pemula untuk memperoleh keuntungan yang maksimal.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *