Cara Memulai Investasi Reksadana Untuk Mahasiswa

Kenali Cara Memulai Investasi Reksadana Untuk Mahasiswa

Investasi Reksadana Untuk Mahasiswa – Jika dulu investasi begitu identik dengan orang yang mempunyai banyak uang, tetapi sekarang tidak demikian. Karena siapapun dapat melakukannya, termasuk mahasiswa.

Salah satu investasi yang cocok bagi mahasiswa adalah reksadana. Namun, bagaimana cara memulai investasi reksadana? Langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

Memiliki Dana Darurat

Jika anda merupakan seorang mahasiswa, terutama anak rantauan, maka cara memulai investasi reksadana untuk mahasiswa adalah anda harus memiliki dana darurat sebelum memulai berinvestasi. Tentunya dana darurat ini dibutuhkan saat keadaan darurat.

Jika suatu saat anda dalam keadaan yang genting, maka anda dapat menggunakan dana ini, sehingga anda tidak perlu berhutang. Paling tidak anda mempunyai dana darurat sebesar 6 kali dari pengeluaran bulanan anda.

Yang perlu diingat adalah dana darurat harus diletakkan di tempat yang liquid, misalnya saja tabungan. Jika anda sudah memiliki dana darurat, maka anda bisa segera memulai berinvestasi reksadana.

Memiliki Tujuan Keuangan

Setelah anda belajar investasi untuk pemula dengan cara memiliki dana darurat seperti pada pembahasan di atas, maka cara memulai investasi reksadana selanjutnya yang harus anda lakukan adalah harus memiliki tujuan keuangan.

Umumnya, ada 3 jangka waktu tujuan keuangan, dari mulai jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang. Biasanya untuk jangka pendek adalah <1 tahun, untuk jangka menengah 1 tahun hingga <5 tahun, dan untuk jangka panjang adalah >5 tahun.

Memahami Risiko Investasi Reksadana

Cara memulai investasi reksadana untuk mahasiswa memang sangat penting untuk anda ketahui. Namun, anda juga perlu memahami risiko yang ada di investasi reksadana. Dan tentunya setiap jenis reksadana memiliki risiko yang berbeda-beda juga.

Nah, salah satu risiko yang terdapat di dalam reksadana adalah adanya penurunan unit penyertaan. Maka dari itu, anda harus memahami risiko yang bisa saja terjadi di reksadana. Anda tentunya bisa memperoleh informasi mengenai produk reksadana dari dokumen Fund FactSheet.

Fund FactSheet biasanya dapat anda temukan di situs manajer investasi hingga agen penjual. Di sini, hal penting yang harus anda perhatikan adalah track record reksadana tersebut, pengalihan, biaya jual, beli, hingga siapa manajer investasinya.

Menentukan Tempat Membeli Reksadana

Anda bisa membeli reksadana secara langsung melalui manajer investasi. Apa itu manajer investasi? Manajer investasi adalah lembaga pengelola serta penerbit produk reksadana. Jika anda ingin membeli langsung dari manajer investasi, biasanya biaya investasi yang dikeluarkan lebih murah.

Tentunya untuk anda yang ingin berinvestasi, maka cara memulai investasi reksadana ini sangat cocok untuk anda yang merupakan seorang mahasiswa. Tidak hanya itu saja, anda juga dapat memilih reksadana dari bank yang telah memiliki izin sebagai APERD atau Agen Penjual Reksa Dana.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *